2 Tahun Menunggu = 2 Jam Bertemu
10:15 AM Suara kereta bergemuruh, Beradu dengan denting waktu yang tak kunjung meluruh Dikejauhan, Rel dan Roda kereta saling beradu, Menandakan kamu hadir sebagai wanita yang ku tunggu Untuk sebuah pertemuan yang sementara Untuk kembali sebagai pemantik rasa yang tak ketara. Lalu-lalang orang berlalu Meninggalkan jejak untuk mengukir kenangan yang baru Kulihat dirimu dari balik pintu kedatangan Ku tatap dalam wajah seorang wanita, untuk memastikan tak seorangpun yang serupa, Sebab ingatan ini menolak lupa Dan benar saja, perasaan ini bagai intuisi Ku dapati dirimu, Yang tak pernah luput dari ingatanku. Senyum pertama yang kau layangkan Sukses menghujam denyut nadi hingga berantakan Dan setelah sekian puluh bulan berlalu Tatapan kita bisa saling kembali beradu. Kita berbincang seolah tidak mengenal tema Apapun yang keluar dari bibirku, Bisa menjadi hangat bila engkau yang menyambutnya Sesekali kita tertegun satu sama lain, sudah begitu lama Tapi...