2 Tahun Menunggu = 2 Jam Bertemu

10:15 AM
Suara kereta bergemuruh, Beradu dengan denting waktu yang tak kunjung meluruh
Dikejauhan, Rel dan Roda kereta saling beradu, 
Menandakan kamu hadir sebagai wanita yang ku tunggu
Untuk sebuah pertemuan yang sementara 
Untuk kembali sebagai pemantik rasa yang tak ketara. 

Lalu-lalang orang berlalu
Meninggalkan jejak untuk mengukir kenangan yang baru
Kulihat dirimu dari balik pintu kedatangan
Ku tatap dalam wajah seorang wanita, untuk memastikan tak seorangpun yang serupa, 
Sebab ingatan ini menolak lupa
Dan benar saja, perasaan ini bagai intuisi
Ku dapati dirimu, Yang tak pernah luput dari ingatanku.

Senyum pertama yang kau layangkan 
Sukses menghujam denyut nadi hingga berantakan
Dan setelah sekian puluh bulan berlalu
Tatapan kita bisa saling kembali beradu.

Kita berbincang seolah tidak mengenal tema 
Apapun yang keluar dari bibirku, 
Bisa menjadi hangat bila engkau yang menyambutnya
Sesekali kita tertegun satu sama lain, sudah begitu lama
Tapi mengapa perasaan ini masih sama?
Sudah begitu lama tak bertemu, Tapi rasa-rasanya kita seperti sepasang manusia -
yang tidak pernah terpisah jauh
Dan kami akhirnya tersadar
Bahwa jarak bukan penghalang untuk Rindu yang senantiasa berpijar.

11:50 AM
Waktu terasa cepat jika dihabiskan dengan orang yang tepat
Sepertinya aku belum bisa merelakanmu pergi, untuk sekali lagi menunggumu -
datang dengan kabar yang tak pasti
Namun, Apalah diriku
Mencintaimu dalam diam saja, Sudah membuatku gila 
Apalagi engkau tau tentang dalamnya isi hati ini.

Perlahan engkau beranjak dari tempat duduk
Menyeret koper yang engkau bawa, meninggalkanku diam dan merunduk
Memang, Perpisahannya tidaklah sakit
Tapi menunggumu kembali, membuatku runtuh dan tak bisa bangkit.

MFN

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersatu

Chamu_stry